Senin, 05 Oktober 2015

PEJUANG RANTAU YANG TERPINGGIRKAN
Pergantian tahun ini terasa hambar, semangat dan hiruk pikuk ruang pengetahuan dari sekelompok pemuda rantau nun jauh disana berapi-api. Sekelompok dari mereka membicarakan bagaimana masa depan kampung halaman yang telah ditinggalkan sekian tahun. Pemikiran golongan pembangunan juga mempengaruhi pemikiran mereka dalam untuk merancang kemajuan di masa yang akan datang. Pemuda sebagai fundamen pembangunan negeri  ini kedepan ternyata telah terkesampingkan dimana suara pembaharuan untuk membangun kampung halaman hanya sebuah retorika oleh beberapa elit politik yang berkuasa. Suara untuk membangun yang lantang menjadi bungkam tanpa aksi, keringat pemikiran dan semangat perubahan semata hanya dipandang sebelah mata oleh segelintir elit politik.
Kubu Raya merupakan kabupaten baru, yang notabenenya adalah kabupaten pemekaran dari kabupaten pontianak pada tahun 2007. Sejak resminya Kubu Raya sebagai sebuah Kabupaten masih belum bisa berbicara banyak di kancah nasional. Hadirnya sekelompok pemuda yang menyatukan visi untuk membangun kabupaten tercinta juga tidak mendapat dukungan oleh para elit politik kabupaten. Pembangunan yang diharapkan oleh pemuda-pemuda kubu raya tentunya juga menjadi keinginan masyarakat umumnya. Langkah aktif yang telah dilakukan oleh gerakan organisasi pemuda daerah merupakan sebuah sentral untuk membangunan kubu raya kedepannya sehingga bisa membuat masyarakat dan pemuda merasa memiliki terhadap wilayah. Dengan demikian menjadi pekerjaan besar sesungguhnya bagi para elit politik untuk memperhatikan dan mendukung program yang berbentuk untuk membangun kubu raya kedepannya sehingga pembagunan dirasakan langsung oleh masyarakat dan generasi kubu raya nantinya.
Tatanan kepemudaan dikubu raya termasuk sangat minim sekali sehingga sampai saat ini masih belum ada terobosan oleh para pemuda kubu raya untuk memajukan pembagunan maupun langkah aktif yang dilakukan oleh para pemudanya. Faktor utama tidak adanya suatu terobosan baru pemuda dikubu raya disebabkan oleh ketidakpedulian pemerintah kabupaten terhadap organisasi pemuda baik yang berada dikubu raya maupun yang diluar kubu raya sehingga efek dominonya adalah ide pembangunan yang hanya berpatok pada program pembangunan sebelumnya yang sampai saat ini masih belum bisa membanguna kubu raya secara efektif yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat hal seharusnya menjadi kritik tersendiri bagi pemerintah kabupaten untuk lebih aktif dan memberi perhatian penuh kepada organisasi pemuda yang memiliki keinginan untuk membangunan kubu raya kedepan sehingga memunculkan terobosan baru yang bisa menguatkan kharakter kubu raya dalam perkembangan pembangunan.

Kubu raya sebagai kabupaten seharusnya lebih fokus dalam melakukan pembangunan baik dalam jangka waktu menengah maupunn jangka panjang sehingga memunculkan sebuah terobosan baru dalam perkembangan pembangunan yang bisa dijadikan fundamental untuk membanguna kubu raya kedepannya di berbagai bidang. Sehingga memunculkan kesadaran bagi masyarakat. Pemerintah harusnya lebih sensitif akan kepemudaan karena kedepannya yang akan melanjutkan pembangunan di kubu raya adalah para pemuda yang memiliki gagasan yang baik untuk membangun kubu raya bukan sebaliknya seperti sekarang kepedulian pemerintah yang sangat minim bahkan nyaris tidak, karena para elit politik hanya sebatas mengetahui tapi tidak ada iktikad baik untuk membangun dan memberikan ruang kepada para pemuda sehingga alasan demi alasan dramatis juga muncul dikarena kabupaten baru dan pendapatan asli daerah yang sangat terbatas dijadikan sebagai sebuah alasan yang sangat ampuh untuk menolak ide dan gagasan pembangunan dari para pemuda.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 Comments:

Posting Komentar

Contact Us

Phone + Whatsapp :

+62 812 5422 8381

Alamat :

Jl. Dr. Wahidin S, Gg. Sepakat 2, Komp. Sriwijaya, No. 04, Pontianak,
Kalimantan Barat

Email :

manap.soham@gmail.com

Hello! We’re Property Consultant with Truly Property Partner